KOLAKA TIMUR, HALUANRAKYAT.com – Mahasiswa Angkatan 2025 Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) menggelar Bakti Sosial bertema “IRIS: Inspiring Responsibility Through Impactful Service” di SDN 1 Rate-Rate, Kelurahan Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 September 2026 tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus wadah untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama menjalani perkuliahan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu, 5 September 2026. Panitia melakukan persiapan, briefing, pengecekan kebutuhan, hingga keberangkatan dari FK UHO menuju lokasi kegiatan.
Setibanya di SDN 1 Rate-Rate, panitia kembali melakukan persiapan dan pemantapan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik pada hari berikutnya.
Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026. Acara diawali dengan pembukaan dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
Selanjutnya, masyarakat mendapatkan berbagai pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, Poli Spesialis Jantung, Poli Spesialis Saraf, Poli Spesialis Penyakit Dalam, hingga sirkumsisi. Pelayanan diberikan secara bertahap dalam beberapa siklus.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sekaligus berkonsultasi secara langsung dengan tenaga kesehatan.
Salah satu peserta, Ardani, mengaku senang dengan adanya kegiatan bakti sosial yang digelar mahasiswa FK UHO, khususnya Angkatan 2025.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Tirawuta dan sekitarnya karena warga dapat memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan.
“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, terutama Angkatan 2025. Kegiatan ini benar-benar membawa impact yang baik kepada masyarakat Kecamatan Tirawuta dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan tersebut membantunya mengetahui kondisi kesehatan secara lebih lanjut melalui pemeriksaan dan konsultasi secara langsung.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UHO, I Putu Sudayasa, mengapresiasi antusiasme mahasiswa Angkatan 2025 dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, persiapan kegiatan telah dilakukan sejak dua hingga tiga bulan sebelumnya dengan melibatkan berbagai unsur di lingkungan FK UHO, termasuk BEM, DPM, dosen, dan unsur pimpinan.
“Kalau melihat dari persiapan para panitia, khususnya mahasiswa Angkatan 2025 ini, sangat antusias karena kita sudah berinteraksi sejak dua atau tiga bulan lalu. Apalagi banyak hal sudah dikembangkan dan dipersiapkan bersama BEM, DPM, para dosen, dan juga unsur pimpinan dalam lingkup FK UHO,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam belajar memberikan pelayanan kesehatan secara langsung dengan pendampingan dokter spesialis, dosen, dan alumni.
Ia berharap mahasiswa FK UHO terus kreatif dan menjadikan interaksi dengan masyarakat sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memahami berbagai persoalan kesehatan serta mengembangkan pelayanan yang lebih paripurna.
Ketua Panitia Bakti Sosial Angkatan 2025, Imam Habieb Adnan La Aowu, menjelaskan bahwa bakti sosial merupakan agenda tahunan FK UHO yang dilaksanakan secara bergantian dari satu angkatan ke angkatan berikutnya.
Setiap angkatan, kata dia, memiliki keunikan, variasi kegiatan, serta lokasi pelaksanaan yang berbeda.
Untuk tahun ini, Angkatan 2025 mengusung tema “IRIS: Inspiring Responsibility Through Impactful Service”. Tema tersebut menggambarkan tanggung jawab mahasiswa untuk menginspirasi sekaligus memberikan pelayanan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Untuk tema yang kami junjung adalah IRIS, yang di mana itu kepanjangannya Inspiring Responsibility Through Impactful Service. Jadi itu ialah bagaimana kita bisa bertanggung jawab dan melaksanakan tanggung jawab kita, dan dari mana kita melaksanakan tanggung jawab itu kita dapat menginspirasi dan kita bisa melakukan pelayanan yang berdampak baik untuk masyarakat,” jelas Imam.
Ia mengatakan, tema tersebut dipilih agar mahasiswa senantiasa memiliki semangat untuk berbakti dan mengabdi kepada masyarakat sebagai bagian dari esensi profesi dokter.
Imam berharap semangat pengabdian tidak hanya dilakukan ketika mahasiswa mengikuti kegiatan bakti sosial, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan dan proses pendidikan mereka hingga menjadi tenaga kesehatan di masa mendatang.
“Untuk harapan saya sendiri, mungkin kita senantiasa selalu belajar, selalu mengabdi saja. Bukan cuma di acara ini tentunya, bukan cuma di acara bakti sosial, bukan cuma berlabelkan bakti sosial. Tapi balik lagi, yaitu esensi kita sebagai mahasiswa dan esensi kita sebagai tenaga pelajar yang akan menjadi dokter di masa yang akan datang,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Angkatan 2025 FK UHO tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kolaka Timur, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam mengimplementasikan ilmu dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.
Bakti sosial ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa kedokteran yang memiliki kepedulian, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.