Skip to main content
PKB

Modernisasi Pertanian Muna, 103 Unit Alsintan Disiapkan untuk Dongkrak Produktivitas Petani

HALUANRAKYAT.com, MUNA – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, terus diperkuat melalui modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan). Sebanyak 103 unit alsintan dialokasikan melalui program aspirasi anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jaelani, pada tahun 2026.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Jaelani bersama Pemerintah Kabupaten Muna untuk mendorong efisiensi pengolahan lahan, mempercepat proses tanam dan panen, serta meningkatkan hasil produksi pertanian.

Sebanyak 103 unit alsintan yang dialokasikan terdiri atas satu unit combine harvester, enam unit traktor roda empat, 10 unit traktor roda dua, 25 unit pompa air, 55 unit hand sprayer, dan enam unit rice transplanter atau mesin tanam padi.

Berbagai peralatan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani dalam menghadapi tantangan pengelolaan lahan, keterbatasan tenaga kerja, hingga perubahan kondisi cuaca yang memengaruhi aktivitas pertanian.

Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani, mengatakan modernisasi sektor pertanian menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas petani, khususnya di Kabupaten Muna.

“Pertanian adalah tulang punggung perekonomian daerah. Kehadiran peralatan modern ini merupakan jawaban atas kebutuhan dasar petani agar mampu mengelola lahan secara maksimal dan berdaya saing,” ujar Jaelani.

Menurutnya, penggunaan teknologi pertanian modern dapat membantu petani menghemat waktu dan biaya operasional, mulai dari pengolahan lahan hingga proses panen.

Keberadaan traktor roda empat dan roda dua diharapkan mempercepat proses pengolahan lahan, sedangkan mesin tanam padi dapat membantu meningkatkan efisiensi pekerjaan petani pada musim tanam.

Sementara itu, penggunaan combine harvester diharapkan mampu mempercepat proses pemanenan sekaligus menekan potensi kehilangan hasil panen.

Puluhan Pompa Air untuk Antisipasi Kendala Pengairan

Selain mekanisasi pengolahan lahan dan panen, Jaelani juga memberikan perhatian terhadap persoalan ketersediaan air yang kerap menjadi kendala bagi petani.

Melalui program aspirasi tahun 2026, sebanyak 25 unit pompa air dialokasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Jaelani menilai ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian, terutama ketika petani menghadapi musim kemarau atau keterbatasan pasokan air.

Dengan dukungan sarana pengairan yang memadai, petani diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP), sehingga lahan pertanian memiliki peluang untuk ditanami lebih sering dalam satu tahun.

Menurutnya, peningkatan produktivitas pertanian tidak cukup hanya mengandalkan perluasan lahan, tetapi juga membutuhkan penggunaan teknologi dan pengelolaan sumber daya secara lebih efisien.

Karena itu, bantuan alsintan harus diikuti dengan pemanfaatan yang tepat serta pengelolaan berkelanjutan oleh kelompok tani penerima.

Jaelani mengingatkan agar seluruh peralatan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang, tetapi dapat digunakan secara bersama-sama sesuai kebutuhan anggota kelompok tani.

“Saya berharap bantuan ini dikelola dengan manajemen kelompok yang transparan dan produktif, sehingga seluruh anggota dapat merasakan manfaatnya dan kesejahteraan petani di Kabupaten Muna dapat meningkat signifikan,” tegasnya.

PKB

Pemkab Muna Dorong Peningkatan Produksi Pertanian

Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun Labuta, menyambut positif dukungan alsintan yang disalurkan melalui program aspirasi Jaelani.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan petani di Kabupaten Muna untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan dan mengoptimalkan potensi lahan pertanian.

“Bantuan alsintan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat petani kita di Kabupaten Muna. Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Jaelani yang telah memberikan perhatian kepada petani kita,” ujar Bachrun.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di tingkat pusat terus diperkuat agar berbagai kebutuhan pembangunan sektor pertanian dapat terpenuhi secara bertahap.

Bachrun menilai dukungan peralatan pertanian modern merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

Jaelani juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Muna, dan DPRD dalam memastikan program pertanian dapat menjangkau kelompok tani yang membutuhkan.

Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar berbagai program strategis Kementerian Pertanian dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Penyaluran bantuan alsintan ini turut melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Muna, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara, Kamri Alwi, Dinas Pertanian Kabupaten Muna, serta anggota DPRD Muna dari Fraksi PKB.

Para kelompok tani penerima menyambut positif bantuan tersebut dan berharap dukungan modernisasi pertanian dapat terus berlanjut.

Melalui penguatan mekanisasi pertanian dan dukungan sarana pengairan, Kabupaten Muna diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, menekan biaya produksi, serta memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Laporan: ASL

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.