HALUANRAKYAT.com, SINTANG — Shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan sekaligus melakukan introspeksi terhadap kondisi lingkungan dan kekeringan yang terjadi.
Shalat Istisqa dilaksanakan di halaman Polsek Kayan Hilir dengan melibatkan Satgas Karhutla TNI, Koramil 1205-17/Kayan Hilir, DKM At-Taqwa Desa Nanga Mau, serta masyarakat di sekitar Polsek Kayan Hilir.
Ketua Kelompok Penyuluhan dan Pencegahan Satgas Karhutla TNI wilayah Kayan Hilir, Kolonel Arh Saptarendra P, mengatakan, pelaksanaan shalat tersebut diikuti masyarakat setempat.
Bertindak sebagai imam adalah Kolonel Laut (KH) Chumaidi, anggota Satgas TNI, sementara bilal adalah Aiptu Indra dari Polsek Kayan Hilir.
“Shalat diikuti masyarakat di sekitar Polsek Kayan Hilir. Bertindak sebagai imam yaitu Kolonel Laut (KH) Chumaidi, anggota Satgas TNI dan bilalnya yaitu Aiptu Indra dari Polsek,” ujar Sapta.
Kegiatan tersebut didukung DKM At-Taqwa yang dipimpin Yusnan, Koramil 1205-17/Kayan Hilir, serta anggota Yonif Teritorial Pembangunan yang berada di Nanga Mau.
Sapta mengatakan, shalat Istisqa kali ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di wilayah Kayan Hilir. Selain sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar hujan segera turun, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi atas kondisi lingkungan dan kekeringan yang terjadi.
“Tujuannya tidak hanya memperkuat keimanan dan memohon diturunkan hujan, tapi juga sebagai introspeksi atas kondisi lingkungan dan kekeringan yang terjadi,” jelasnya.
Dalam khutbahnya, Kolonel Chumaidi mengajak jamaah menyadari bahwa kemarau yang terjadi merupakan bagian dari ujian sekaligus pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Kita harus merenungkan kebesaran Allah SWT melalui penciptaan langit, bumi, pergantian siang dan malam, serta seluruh kehidupan di alam semesta. Tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia, sehingga manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mensyukuri seluruh nikmat tersebut,” ujar Chumaidi.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi kekeringan dan berbagai bencana alam tidak semestinya hanya dipandang sebagai musibah. Kondisi tersebut dapat menjadi kesempatan untuk bermuhasabah serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Sementara itu, Kapolsek Kayan Hilir AKP Nikadelis Dekok berharap doa bersama melalui shalat Istisqa dapat dikabulkan dengan turunnya hujan di wilayah tersebut.
Menurutnya, turunnya hujan sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk kembali melanjutkan aktivitas berladang sekaligus membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.
“Dengan hujan, maka masyarakat bisa melanjutkan berladang dan tentunya mencegah karhutla yang saat ini terjadi,” tegas Nikadelis.
Dalam pelaksanaan shalat Istisqa tersebut turut hadir anggota Satgas TNI Kolonel Kes Robi Mandolin, serta anggota Polsek dan Koramil Kayan Hilir.