HALUANRAKYAT.com, KENDARI – Komandan Korem 143/Halu Oleo, Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, selaku Ketua Panitia Daerah (Panda) Kendari memimpin Sidang Parade Calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (9/8/2026) di Balai Prajurit Korem 143/Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, dan diikuti sebanyak 292 calon Bintara PK TNI AD.
Kapenrem 143/Halu Oleo, Rahman Hina menjelaskan, sidang parade merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan Bintara PK TNI AD.
Tahapan ini dilakukan untuk menentukan calon prajurit terbaik yang memenuhi persyaratan dan standar yang telah ditetapkan. Proses seleksi dilakukan melalui pemeriksaan secara menyeluruh, meliputi aspek administrasi, kesehatan, dan kemampuan jasmani.
Dalam arahannya, Wahyu Sugiarto meminta seluruh panitia dan tim pemeriksa melaksanakan proses seleksi secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.
“Laksanakan sidang parade ini dengan penuh tanggung jawab, objektif dan sesuai ketentuan. Kita ingin mendapatkan calon prajurit terbaik yang memiliki kualitas, integritas, disiplin serta loyalitas kepada bangsa dan negara,” tegas Wahyu.
Ia juga mengingatkan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara bersih, transparan, dan tidak dipungut biaya.
Para peserta diminta percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Ikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik,” pesannya.
Sidang parade berlangsung tertib dan lancar. Seluruh hasil pemeriksaan dan penilaian selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan TNI AD.
Korem 143/Halu Oleo menegaskan komitmennya untuk mendukung proses rekrutmen prajurit TNI AD yang berkualitas, profesional, tangguh, dan berkarakter.
Melalui proses seleksi yang mengedepankan prinsip profesional, objektif, transparan, dan akuntabel, kesempatan yang sama diberikan kepada putra-putra terbaik Sulawesi Tenggara yang ingin mengabdikan diri melalui TNI Angkatan Darat.