Skip to main content
Damkar

Berawal dari Kebakaran Lahan, Gudang Furnitur di Kendari Dilalap Si Jago Merah

KENDARI, HALUANRAKYAT.com – Kebakaran melanda sebuah gudang furnitur milik Haji Sahararuddin di Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (2/11/2026).

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari menerima laporan kejadian tersebut melalui Call Center 112 pada pukul 10.29 WITA.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Kendari, Ahriawandy Effendy mengatakan, kebakaran bermula dari lahan yang terbakar di sekitar lokasi, kemudian api membesar hingga merembet ke gudang furnitur.

"Melihat kobaran api yang semakin membesar dan berpotensi menjalar ke permukiman warga, masyarakat setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan itu, Damkarmat Kota Kendari mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dari Poskotis Poasia, Poskotis Benubenua, dan Poskotis Boulevard untuk melakukan pemadaman.

"Penanganan kebakaran juga melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polda Sulawesi Tenggara dengan satu unit mobil damkar karhutla dan satu unit mobil tangki, serta TNI melalui Damkar Kodim 1417/KDI dengan satu unit mobil pemadam," imbuhnya.

Selain itu, komunitas Redkar PDKT (Persatuan Driver Komunitas Tower) turut membantu dengan mengerahkan 15 unit mobil tandon air.

Petugas PLN dan masyarakat setempat juga terlibat dalam upaya penanganan kebakaran tersebut.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, proses pemadaman berhasil diselesaikan pada pukul 14.25 WITA.

Ahriawandy Effendy mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang membantu proses pemadaman, sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan secara bersama-sama.

Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian akibat peristiwa tersebut belum disampaikan secara resmi.

"Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian kebakaran melalui Call Center 112 agar dapat ditangani dengan cepat dan mencegah api meluas ke bangunan maupun permukiman di sekitarnya," pungkasnya.

Laporan: ASL

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.