Skip to main content
PKB

Jaelani Salurkan Puluhan Alsintan untuk Petani Konawe Selatan dan Bombana

HALUANRAKYAT.com, KENDARI – Upaya modernisasi sektor pertanian di Sulawesi Tenggara terus didorong melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Kali ini, petani di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Bombana menerima bantuan melalui program aspirasi anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani.

Bantuan tersebut mencakup berbagai peralatan untuk mendukung kegiatan pertanian, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman hingga panen. Penyaluran ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong efisiensi kerja petani.

Di Kabupaten Konawe Selatan, bantuan yang dialokasikan terdiri atas tiga unit rice transplanter atau mesin penanam padi, dua unit combine harvester atau mesin pemanen padi, tiga unit traktor roda empat, tiga unit traktor roda dua, tujuh unit mesin pompa air, 15 unit hand sprayer, serta tiga unit power thresher atau mesin perontok padi.

Sementara itu, petani di Kabupaten Bombana menerima dua unit traktor roda empat, dua unit traktor roda dua, enam unit mesin pompa air, tiga unit rice transplanter, dan 15 unit hand sprayer.

Jaelani mengatakan, penyaluran alsintan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat petani di daerah pemilihannya.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Jay itu, modernisasi pertanian menjadi kebutuhan penting agar petani mampu meningkatkan hasil produksi dengan proses kerja yang lebih efektif dan efisien.

“Modernisasi pertanian bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan agar para petani mampu meningkatkan hasil panen secara efektif dan efisien,” kata Jaelani.

Ia berharap penggunaan peralatan modern tersebut dapat menekan biaya operasional, mulai dari proses penanaman hingga panen. Efisiensi waktu dan tenaga kerja juga diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga petani.

Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara itu turut mengingatkan kelompok tani penerima bantuan agar menjaga dan merawat peralatan yang telah disalurkan. Ia meminta agar pemanfaatannya dilakukan secara bersama-sama dengan pengelolaan yang transparan dan berkeadilan.

“Pengelolaan aset bantuan yang transparan dan berkeadilan di tingkat kelompok diharapkan dapat memastikan seluruh anggota merasakan dampak positifnya tanpa ada yang terabaikan,” tuturnya.

Jaelani menegaskan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Karena itu, dukungan terhadap petani dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Ia berkomitmen terus mengawal dan memperjuangkan program-program pembangunan pertanian di tingkat pusat agar semakin banyak bantuan yang dapat dirasakan petani di Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap langkah kolaboratif antara pemerintah, anggota legislatif, dan kelompok tani ini dapat mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Laporan: ASL

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.