HALUANRAKYAT.com, KOLAKA TIMUR – Pencarian terhadap Tukidi (80), warga Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, yang diduga hilang di kawasan kebun masih belum membuahkan hasil.
Memasuki hari kedua operasi SAR pada Sabtu (26/9/2026), Tim Rescue Pos SAR Kolaka bersama keluarga, masyarakat dan sejumlah unsur terkait masih melakukan pencarian terhadap lansia tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin A.S mengatakan, tim di lapangan juga berkoordinasi dengan Polsek Lambandia terkait laporan orang hilang tersebut.
Pada pukul 19.09 WITA, Tim Rescue Pos SAR Kolaka kembali berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Dari keterangan keluarga, diperoleh informasi baru bahwa Tukidi sempat terlihat oleh warga pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
“Korban sempat terlihat oleh warga di daerah persawahan dan kebun sawit di Desa Penanggoosi,” kata Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.
Informasi tersebut menjadi salah satu titik yang akan menjadi perhatian dalam pencarian lanjutan.
Sebelumnya, Tukidi diketahui keluar dari rumah pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. Pihak keluarga awalnya mengira korban pergi ke rumah anaknya.
Namun, hingga Rabu (23/9/2026), keluarga baru mengetahui bahwa Tukidi tidak berada di rumah anaknya. Korban kemudian dilaporkan diduga hilang setelah pencarian awal yang dilakukan keluarga dan masyarakat belum menemukan keberadaannya.
Pada Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WITA, tim pencarian kembali ke posko dan melaksanakan debriefing sebagai penutupan sementara operasi SAR hari kedua.
Hasil pencarian yang dilakukan bersama keluarga, masyarakat dan aparat setempat hingga saat itu masih nihil. Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada Minggu (27/9/2026) pukul 07.00 WITA.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat meliputi SMC dan staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek Lambandia, BPBD Kolaka Timur, Pramuka Kolaka Timur, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.
Tim juga menggunakan sejumlah peralatan pendukung, seperti truk personel, sepeda motor trail, peralatan medis dan evakuasi SAR, peralatan komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Hingga operasi SAR hari kedua ditutup sementara, Tukidi belum ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada pagi hari dengan memperluas penyisiran berdasarkan informasi dan titik-titik yang telah diperoleh tim di lapangan.