HALUANRAKYAT.com, SINTANG — Kepala Desa Gandis, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Ahmad Ustori, berharap adanya dukungan sarana dan prasarana pemadam kebakaran untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayahnya.
Harapan tersebut disampaikan Ahmad Ustori saat mengikuti kegiatan penyuluhan pencegahan dan pengendalian Karhutla oleh Satgas TNI di Aula Kecamatan Dedai, Sintang, Jumat (28/8/2026).
Ahmad mengatakan, kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam mengantisipasi Karhutla selama ini telah terbangun dengan baik. Namun, upaya penanganan masih menghadapi kendala berupa akses menuju lokasi kebakaran yang sulit serta keterbatasan sarana pemadam.
“Pada dasarnya kerja sama antara aparat dan masyarakat sudah terbangun dengan baik. Namun, kami terkendala akses jalan dan sarana pemadam yang sering terlambat,” ujar Ahmad.
Ia mencontohkan, beberapa hari sebelumnya terjadi kebakaran di wilayah desa yang harus ditangani secara bersama-sama oleh masyarakat dan aparat.
“Beberapa hari lalu terjadi kebakaran. Kami melakukan pemadaman bersama masyarakat, termasuk memanfaatkan alat berat yang ada untuk mencegah perluasan,” katanya.
Menurut Ahmad, upaya tersebut membuahkan hasil sehingga api berhasil dipadamkan. Namun, kondisi akses menuju lokasi yang sulit membuat bantuan sarana pemadam tidak dapat tiba dengan cepat.
“Untungnya berhasil dipadamkan. Karena akses jalan di wilayah yang sulit, bantuan alat pemadam terlambat,” imbuhnya.
Karena itu, Ahmad berharap aspirasi tersebut dapat diteruskan kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden, agar wilayahnya mendapatkan dukungan peralatan pemadam yang memadai.
“Semoga lewat kegiatan ini nanti Pak Presiden bisa memberikan alat pemadam di wilayah kami,” harapnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Penyuluh Satgas Karhutla TNI Kolonel Arh Saptarendra P mengatakan, usulan tersebut akan disampaikan secara berjenjang sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Selain kami sampaikan melalui Satgas, ini juga mohon disampaikan oleh pihak kecamatan, Koramil dan Polsek,” kata Saptarendra.
Kegiatan penyuluhan tersebut turut dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Dedai Donatus Leo, Pelaksana Harian Danramil Dedai Pelda R. Gazali, serta Kapolsek Dedai A. Aritonang.
Sejumlah Tim Penyuluh Satgas TNI juga hadir, yakni Kolonel Kav Eko Agus Nugroho, Kolonel Inf Prayoga, Kolonel Laut (PM) Husein, dan Kolonel Adm Sutikno.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, masyarakat, dan Satgas TNI dalam mencegah serta menangani Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan sarana pemadam.
Laporan: ASL