Skip to main content
Kolaka

Kecelakaan Beruntun di Kolaka, Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia, Pengemudi Mobil Positif Shabu

HALUANRAKYAT.com, KOLAKA – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Trans Sulawesi Kolaka–Bombana, tepatnya di depan Apotek Arin Farma, Desa Watalara, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Honda Brio, satu dump truck, serta dua sepeda motor. Dua orang yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Scoopy meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kolaka AKP Nicho mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil Honda Brio warna putih dengan nomor polisi DT 1692 XX yang dikemudikan Muh. Aidil (19) bergerak dari arah Pomalaa menuju Sabilambo.

Saat memasuki wilayah Desa Watalara dan setelah melewati tikungan ke kiri, mobil tersebut keluar jalur dan melebar ke sisi kanan jalan.

Mobil kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Aerox warna oranye dengan nomor polisi DT 3617 FV yang dikendarai Sudiyono. Akibat benturan, pengendara sepeda motor tersebut terjatuh ke sisi kiri jalan.

“Setelah menabrak sepeda motor Yamaha Aerox, mobil Honda Brio tetap bergerak dan sekitar 50 meter kemudian menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Muh. Arham dengan penumpang Levi,” kata Nicho.

Benturan tersebut menyebabkan Muh. Arham dan Levi terlempar ke sisi kanan jalan.

Pada saat bersamaan, sebuah dump truck warna hijau dengan nomor polisi DT 9866 CB yang dikemudikan Andi Taufik melintas dari arah Sabilambo menuju Pomalaa.

Karena tidak dapat menghindari kedua korban yang terlempar ke sisi kanan jalan, dump truck tersebut menabrak dan melindas korban.

Akibat kejadian itu, Muh. Arham mengalami luka robek pada dahi dan kepala, luka robek pada tangan kiri serta luka lecet pada kedua lutut. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara Levi mengalami luka lebam pada paha kanan yang diduga mengalami patah tulang, luka robek pada leher bagian belakang dan telinga serta luka lecet pada tangan kiri. Korban sempat dibawa ke RSUD Kolaka untuk mendapatkan penanganan medis, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Pengendara Yamaha Aerox, Sudiyono, mengalami luka robek pada jari telunjuk dan luka lecet pada betis kaki kanan.

Sementara pengemudi Honda Brio, Muh. Aidil, bersama penumpangnya, Darwanto, serta pengemudi dump truck, Andi Taufik, tidak mengalami luka.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan terhadap korban, pengemudi, pengendara, penumpang dan saksi, serta mendokumentasikan kondisi lokasi dan kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pengemudi Honda Brio, polisi juga menemukan hasil tes yang menunjukkan Muh. Aidil positif amfetamin dan metamfetamin atau sabu-sabu.

“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak yang terlibat serta melakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan,” ujar Nicho.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia tersebut.

Laporan: ASL

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.