HALUANRAKYAT.com, KENDARI – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar patroli malam minggu di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Kendari, Sabtu malam, 23 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi aksi balap liar sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas saat aktivitas masyarakat meningkat pada akhir pekan.
Patroli dipimpin langsung oleh Pamenwas Kasi Gar Ditlantas Polda Sultra, Kompol W. Sulistiyono dengan melibatkan personel gabungan Ditlantas Polda Sultra.
Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan dan arahan di Pos Lantas depan Eks MTQ Kendari.
Dalam arahannya, Kompol W. Sulistiyono menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas di tengah masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif.
Usai apel, personel bergerak melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan pertigaan Jembatan Tripping, Jalan Edi Sabara, hingga pertigaan Jalan Baru.
Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, petugas juga melaksanakan patroli mobile dan monitoring aktivitas masyarakat yang menikmati suasana malam minggu di Kota Kendari.
Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sultra bersama Satlantas Polresta Kendari turut melakukan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong di kawasan perempatan depan Pos Lantas Taman Kota.
Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menindak sebanyak 40 kendaraan yang terdiri dari 37 unit kendaraan roda dua dan 3 unit kendaraan roda empat.
Penindakan dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kenyamanan masyarakat dari gangguan kebisingan serta mencegah potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di wilayah Kota Kendari terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran personel patroli di lapangan juga mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa aman selama malam akhir pekan.
Laporan: ASL