Skip to main content
PKB

Target Pertahankan Kursi Pimpinan DPRD, PKB Muna Barat Perkuat Struktur hingga Desa

HALUANRAKYAT.com, MUNA BARAT – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mulai memperkuat konsolidasi politik hingga tingkat desa untuk mempertahankan capaian tiga kursi legislatif sekaligus posisi unsur pimpinan DPRD yang berhasil diraih pada Pemilu 2024.

Penguatan struktur organisasi menjadi strategi utama PKB dalam menjaga basis pemilih dan meningkatkan daya saing partai menghadapi pemilihan umum mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, menegaskan bahwa mempertahankan kemenangan politik jauh lebih sulit dibandingkan merebutnya. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus PKB Muna Barat membangun fondasi organisasi yang kuat hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Di mana-mana kalau pimpinan DPRD, yang paling berat itu bukan merebut kekuasaan, yang paling berat adalah mempertahankan kekuasaan. Mau tidak mau, fondasi struktur menjadi faktor kunci. Kita bangun struktur ini, bikin PAC, bikin ranting, dan kita rawat sampai pemilu,” tegas Jaelani.

Pernyataan tersebut disampaikan Jaelani saat memberikan pengarahan dalam agenda Pengukuhan Pengurus DPC dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB Muna Barat masa bakti 2026–2031 di Resto Coffee, Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat.

Jaelani mengapresiasi keberhasilan PKB Muna Barat pada Pemilu 2024 yang mampu memperoleh tiga kursi DPRD sekaligus menempatkan kadernya sebagai salah satu unsur pimpinan legislatif daerah.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para pengurus dan calon anggota legislatif yang membangun kekuatan politik secara bersama-sama.

“Alhamdulillah, perolehan kita di Pemilu 2024 ini cukup signifikan karena kita bisa mencapai tiga kursi dan menjadi pimpinan DPRD. Saya menyadari betul Pak Amin, Pak Burhan, Pak Wenas, Pak Arul bertarung waktu itu habis-habisan dan saling menguatkan sehingga lahirlah tiga kursi PKB di Mubar,” katanya.

Meski demikian, anggota Komisi IV DPR RI itu mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pengurus berpuas diri. Sebaliknya, keberhasilan pada pemilu sebelumnya harus menjadi modal untuk memperluas jaringan organisasi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Fokus Perkuat Basis Petani dan Nelayan

Selain pembenahan struktur partai, Jaelani meminta kader PKB Muna Barat meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, terutama kelompok petani dan nelayan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan ekonomi daerah.

Menurutnya, keberadaan struktur partai hingga tingkat desa harus mampu menjadi saluran komunikasi untuk menyerap kebutuhan masyarakat sekaligus memperjuangkan berbagai program yang dapat memberikan manfaat nyata.

Ia menilai pengurus anak cabang (PAC) dan pengurus ranting memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi kebutuhan warga, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perikanan.

“Bagus kalau kita merayap ke bawah, banyak bersilaturahmi dengan petani, dengan nelayan kita. Kalau teman-teman PAC yang strukturnya bagus, rantingnya bagus, pasti kita sentuh dengan skema aspirasi. Perbaiki struktur, memaksimalkan itu barang, untuk masyarakat agar bermanfaat,” ujarnya.

Jaelani juga meminta pengurus PKB Muna Barat mulai memetakan tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh di setiap desa.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jaringan komunikasi politik sekaligus memperkuat penerimaan masyarakat terhadap program dan agenda perjuangan partai.

“Identifikasi tokoh kunci oleh teman-teman DPC wajib mulai dilakukan dari saat sekarang. Dengan begitu kita bisa mengomunikasikan banyak hal, apalagi potensi yang kita miliki kita maksimalkan,” tuturnya.

Muna Barat Jadi Daerah Prioritas PKB Sultra

Jaelani mengungkapkan bahwa Kabupaten Muna Barat menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus DPW PKB Sulawesi Tenggara dalam agenda penguatan organisasi.

Hal itu tidak terlepas dari besarnya dukungan masyarakat terhadap PKB pada Pemilu 2024, termasuk perolehan lebih dari 11.000 suara untuk pemilihan anggota DPR RI di wilayah tersebut.

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa PKB memiliki basis pemilih yang perlu terus dijaga melalui konsolidasi organisasi dan komunikasi yang berkelanjutan.

Selain mengandalkan kekuatan struktur, Jaelani menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai ideologis, keumatan, dan kekeluargaan yang menjadi landasan perjuangan PKB.

“Meskipun PKB sering dibilang partai paling miskin, yang membedakan kita dengan partai lain adalah kita punya aspek ideologis yang sebetulnya lebih kuat, melampaui konsolidasi uang. Kerja-kerja politik dan silaturahmi ini adalah skema ibadah dalam politik,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh kader agar mengedepankan soliditas dan menyelesaikan berbagai persoalan organisasi melalui komunikasi serta koordinasi antarpengurus.

“Kunci utamanya, tetap jaga soliditas, mulai kita sama-sama bangun konsolidasi partai. Apapun ada kendala-kendala di lapangan sampaikan. Mudah-mudahan kita tetap menjaga niat kita bersama-sama membesarkan PKB di Mubar dan memberi kemanfaatan untuk masyarakat,” pungkas Jaelani.

Melalui penguatan struktur hingga tingkat desa, PKB Muna Barat menargetkan mampu mempertahankan tiga kursi DPRD beserta posisi unsur pimpinan legislatif, sekaligus memperluas dukungan masyarakat pada pemilu mendatang.

Laporan: ASL

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.