Skip to main content
Koperasi

Camat Soropia Klarifikasi Video Viral Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Sebut Sudah Sesuai Juknis

HALUANRAKYAT.com, KONAWE – Camat Soropia Harianti memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial mengenai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Dalam video tersebut, pembangunan koperasi dipersoalkan karena dinilai memiliki jarak yang terlalu berdekatan dan dianggap tidak melalui perencanaan yang matang.

Harianti menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya telah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan pemerintah dan mempertimbangkan kondisi administratif serta kebutuhan masing-masing desa.

"Informasi yang beredar di media sosial perlu diluruskan. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Soropia telah mengikuti petunjuk teknis yang berlaku. Setiap desa memiliki dasar administrasi, jumlah penduduk, serta kondisi wilayah yang memenuhi syarat untuk memperoleh pembangunan koperasi," ujar Harianti.

Ia menjelaskan, Desa Leppe merupakan desa pemekaran dari Desa Bajo Indah, sedangkan Desa Bajoe merupakan desa pemekaran dari Desa Mekar. Meski berasal dari desa induk, seluruh desa tersebut saat ini memiliki status administrasi yang berdiri sendiri sehingga berhak memperoleh fasilitas pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari sisi aksesibilitas, Harianti menyebut Desa Leppe memiliki akses jalan tersendiri. Sementara Desa Mekar dan Desa Bajo Indah memang menggunakan satu jalur akses masuk yang sama, sehingga secara visual lokasi pembangunan terlihat berdekatan.

"Jarak yang terlihat dekat bukan berarti pembangunan dilakukan tanpa perencanaan. Kondisi geografis dan akses jalan di wilayah kami memang seperti itu," jelasnya.

Berdasarkan data pemerintah kecamatan, seluruh desa yang memperoleh pembangunan Koperasi Desa Merah Putih juga telah memenuhi persyaratan jumlah penduduk dan kepala keluarga. Desa Leppe memiliki 227 kepala keluarga dengan 816 jiwa, Desa Bajo Indah sebanyak 184 kepala keluarga dengan 657 jiwa, sedangkan Desa Mekar memiliki 236 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 782 jiwa.

Harianti menjelaskan, jarak antara Koperasi Desa Merah Putih Desa Leppe dengan koperasi di Desa Bajo Indah maupun Desa Mekar sekitar satu kilometer. Sementara jarak antara koperasi di Desa Bajo Indah dan Desa Mekar sekitar 400 meter.

Menurutnya, penentuan lokasi pembangunan tidak semata-mata didasarkan pada jarak, tetapi juga memperhatikan batas wilayah administrasi masing-masing desa serta kelengkapan persyaratan yang telah ditetapkan.

Selain itu, setiap lokasi pembangunan telah didukung dokumen administrasi berupa surat hibah tanah dari masing-masing kepala desa kepada ketua koperasi sebagai lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Harianti menegaskan, seluruh proses administrasi telah dipenuhi dan setiap desa memiliki kewenangan pemerintahan yang berdiri sendiri sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Kami berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum utuh. Pemerintah Kecamatan Soropia memastikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih telah melalui proses administrasi dan perencanaan sesuai petunjuk teknis yang berlaku," tutup Harianti.

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.