HALUANRAKYAT.com, KONSEL -- Tim Satuan Tugas Bersama Pengendalian Harga Pangan Sulawesi Tenggara (Sultra) memantau harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat di wilayah Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 08.30 Wita itu menyasar dua lokasi, yakni PT Barokah Lancar Bersama dan Pabrik Penggilingan beras Abbatireng Cialam. Diketahui, PT Barokah merupakan sentra peternakan ayam petelur.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas RI, Andriko Noto Susanto turun memantau langsung bersama dengan Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas RI, Brigjen Pol Hermawan serta didampingi oleh Kanit 1 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra, AKP Hastantya Bagas.
Hastantya mewakili Dir Reskrimsus Polda Sultra bersama personel Unit 1 Subdit 1 Indagsi. Kunjungan ini juga diikuti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog Kendari.
Direktur Reskrimsus Polda Sultra melalui Kanit 1 Subdit 1 Indagsi AKP Hanstantya Bagas menyampaikan, hasil pengecekan menunjukkan secara umum harga pangan di dua lokasi tersebut masih dalam kondisi stabil. Juga, stok tersedia dalam jumlah yang mencukupi.
“Secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil dan ketersediaan stok aman. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, namun masih dalam batas wajar,” ujar AKP Hanstantya dalam rilisnya.
Dia menyampaikan, tim Satgas Pangan Sultra melakukan pengecekan langsung terhadap distribusi dan ketersediaan telur ayam ras serta beras hasil penggilingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan pasokan di tingkat produsen.
Selain melakukan pemantauan, Satgas turut memberikan imbauan kepada para pelaku usaha dan pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga serta tidak menaikkan harga secara sepihak. Pedagang diminta tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kegiatan pemantauan berakhir sekitar pukul 11.30 Wita dalam situasi aman dan kondusif.
“Upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Satgas Saber Pengendalian Harga Pangan Sultra dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok kepada masyarakat tetap lancar, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” tutupnya.